Surabaya – Menkes Budi Gunadi Sadikin berjanji membuka data dugaan kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk publik lewat Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menjelaskan, “Sudah ada datanya, sudah kami share kepada BGN. Nanti yang mengeluarkan BGN.” Data ini dikumpulkan harian dari Puskesmas dan dilaporkan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah-sekolah.
Proses verifikasi data tengah dilakukan oleh BGN, dan Kemenkes bersama BGN sedang menyiapkan mekanisme agar data bisa diakses secara transparan oleh masyarakat. “Nanti, sama-sama kami atur biar bisa dibuka,” tambah Budi. Ini bertujuan agar semua pihak mendapatkan informasi jelas terkait kasus keracunan yang terjadi.
Hingga September 2025, Kemenkes mencatat ada 60 kasus dengan 5.207 penderita, sementara BPOM melaporkan 55 kasus dengan 5.320 penderita, dengan Jawa Barat sebagai provinsi terbanyak. Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk menjaga keamanan program MBG.

