JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) menyatakan bahwa tanah yang diperoleh dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) akan dimanfaatkan untuk membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini merupakan bagian dari program percepatan penyediaan hunian terjangkau. “Kami akan segera merealisasikan pembangunan rusun di lahan-lahan yang sudah tersedia,” ujar Menteri PKP.Tanah yang dialihkan tersebut tersebar di beberapa kota besar dan kawasan perkotaan yang memiliki kebutuhan hunian tinggi. Pemerintah menargetkan pembangunan rusun dapat dimulai pada tahun depan setelah proses perizinan dan perencanaan selesai. Menteri PKP juga memastikan bahwa pembangunan rusun akan dilengkapi dengan fasilitas umum yang memadai.Program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kepemilikan rumah dan mengatasi permukiman kumuh di perkotaan. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan tepat sasaran. Masyarakat yang membutuhkan dapat mendaftar melalui sistem yang telah disediakan. Pembangunan rusun juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Proses pengawasan akan dilakukan secara ketat untuk mencegah penyimpangan

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *