JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto adanya risiko target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun ini tidak tercapai. Hambatan di lapangan seperti distribusi dan anggaran menjadi faktor utama. “Kami akan terus berupaya maksimal meski ada kendala,” ujar perwakilan BGN.BGN menyebutkan bahwa jumlah penerima MBG saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan. Pemerintah akan mengevaluasi ulang sistem pendataan dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Presiden Prabowo meminta BGN untuk segera mencari solusi inovatif agar program ini tetap berjalan efektif.Masyarakat diharapkan tidak berkecil hati dan tetap mendukung program MBG. Pemerintah akan mengalokasikan tambahan anggaran jika diperlukan untuk memastikan program ini sukses. BGN akan melakukan percepatan distribusi ke daerah-daerah tertinggal. Target yang realistis akan disusun ulang dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Program MBG tetap menjadi prioritas nasional untuk mengatasi stunting dan gizi buruk.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *