JAKARTA – Seorang tokoh masyarakat yang akrab disapa Mama Sinta menyatakan keberatan atas penampilan wajahnya dalam film kontroversial berjudul “Pesta Babi”. Ia mengklaim tidak pernah memberikan izin kepada produser untuk menggunakan citra dirinya dalam adegan film tersebut. “Saya merasa dirugikan dan hak pribadi saya dilanggar,” ujar Mama Sinta.Kuasa hukum Mama Sinta mengatakan bahwa kliennya akan menempuh jalur hukum jika permintaan maaf dan penghapusan adegan tidak dipenuhi. Pihak produser film belum memberikan respons resmi terkait keberatan ini. Film “Pesta Babi” sendiri sebelumnya telah menuai polemik karena dianggap menghina agama dan adat istiadat.Mama Sinta meminta agar masyarakat tidak menonton film tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap hak privasi dan martabat manusia. Kasus ini menjadi sorotan publik tentang pentingnya etika dalam pembuatan film dokumenter. Komisi Penyiaran Indonesia diminta turut mengawasi peredaran film ini. Pemerintah juga diharapkan memberikan perlindungan hukum bagi warga yang merasa haknya dilanggar oleh karya seni. Proses mediasi antara Mama Sinta dan produser film akan segera diupayakan agar tidak perlu ke pengadilan.

