SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan peran pers tetap tidak bisa tergantikan meskipun perkembangan media sosial semakin pesat di era digital. Ia menilai media sosial tidak akan menggantikan peran pers, melainkan berjalan beriringan dan saling melengkapi. “Tanpa adanya pers, mungkin sekarang seakan-akan media sosial itu bisa menggantikan, tetapi ternyata selalu ada ruang tersendiri. Yang terjadi justru bukan saling menggantikan tapi berlebih, (yaitu) terintegrasi. Kepercayaan terhadap media jurnalistik itu lebih tinggi di dunia media sosial,” ungkapnya saat hadir di Puncak Acara Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI Ke-80 Tingkat Jawa Timur di Surabaya, Kamis (16/4/2026) malam.Emil mengungkapkan masyarakat kini semakin kritis dan menginginkan informasi yang terkurasi serta dikemas dengan baik. Kontribusi wartawan menjadi hal yang fundamental dalam tata kelola informasi. Ia juga menyoroti bahwa peran wartawan di lapangan sering kali lebih cepat dalam menangkap informasi dibandingkan jalur birokrasi, karena kemampuan wartawan dalam membangun jejaring dan membaca situasi di lapangan.Di akhir pidatonya, Wagub Jatim menekankan pentingnya relasi yang sehat antara media dan pemerintah. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan wartawan dapat terus terjaga demi menciptakan informasi yang transparan dan menenangkan masyarakat. “Dengan kerja sama bersama seluruh wartawan, mudah-mudahan kita bisa menjaga ketenangan di tengah masyarakat,” pungkasnya. Acara Hari Pers Nasional 2026 digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara insan pers dan pemerintah daerah.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *