Jakarta – Senin, 25 Mei 2026, Pemerintah menyatakan bakal menjamin aspirasi dari kalangan perempuan di akar rumput diperhitungkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), khususnya terkait transisi energi. Veronica Tan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) menganggap penting aspirasi, dan praktik berbasis komunitas dari berbagai komunitas perempuan di Indonesia, yang aktif bergerak hingga tingkat akar rumput.
Kemudian, dia juga mendorong kalangan perempuan mampu membuat policy brief dari hasil diskusi. Sehingga, bisa jadi masukan buat Pemerintah. Veronica melanjutkan, Pemerintah tengah berada pada momentum penting untuk membangun kebijakan berbasis bottom-up atau kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Kemen PPPA juga tengah berupaya menjahit berbagai program pemerintah agar benar-benar sampai ke desa dan menjawab kebutuhan perempuan, anak, dan kelompok rentan secara nyata.
Veronica juga terbuka untuk bekerja sama dengan komunitas, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.
“Setiap hasil diskusi sangat berharga dan ini bisa diperdalam lagi agar aspirasi masyarakat dapat ditampung dalam perencanaan pemerintah, seperti misalnya dalam roadmap Rencana Aksi Nasional Gender dan Pembangunan Inklusif (RAN GPI),” ujar Veronica, di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

