Filipina – Jumat, 8 Mei 2026, Prabowo Subianto Presiden dijadwalkan mengikuti tiga pertemuan tingkat tinggi, yakni KTT Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) hari ini, dan pada pada 8 Mei 2026 akan menghadiri KTT ke-48 ASEAN, yang akan berlangsung dalam dua sesi yaitu sesi pleno dan sesi retreat. Airlangga juga menemani Prabowo di rangkaian acara KTT ASEAN ke-48 yang dilaksanakan di Cebu Filipina, pada tanggal 7 – 8 Mei 2026. dia berperan sebagai AEC Council Minister Indonesia. Katanya pada ASEAN Economic Community (AEC) Council adalah pertemuan tahunan para Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
ASEAN menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat pada 2025 dengan pertumbuhan mencapai 4,9 persen, melampaui dari proyeksi awal. Dalam keketuaanya di tahun 2026, Filipina mengusung tema “Navigating Our Future Together”, yang mencerminkan upaya memperkuat kawasan ASEAN yang berlandaskan persatuan, kejelasan arah kebijakan, serta tujuan bersama yang terukur. DEFA dapat menjadi terobosan bagi ASEAN dalam merespon tantangan global, dan penyelesaian DEFA akan menjadi penanda kesiapan kawasan dalam menyambut era kolaborasi ekonomi digital yang terbuka untuk semua pihak.
“Implementasi DEFA akan dapat mendongkrak nilai ekonomi digital ASEAN menjadi USD2 triliun pada tahun 2030, naik dari perkiraan awal yang sebesar USD1 triliun,” pungkasnya.
“KTT ASEAN ke-48 ini akan fokus pada pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan, terutama isu ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Menko melalui keterangan persnya, Kamis (7/5/2026).

