Jakarta – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menekankan pentingnya profesionalisme dan netralitas institusi keamanan negara dalam acara Supermentor-28 di Jakarta, Selasa (14/4) malam. SBY mengingatkan agar TNI, Polri, dan badan intelijen tetap fokus pada amanah konstitusi serta tidak terjebak dalam politik praktis guna menjaga kedaulatan serta keadilan demokrasi.Harapan ini disampaikan SBY sembari mengenang keberhasilan TNI dalam misi pembebasan Kapal MV Sinar Kudus di Somalia tahun 2011 sebagai bukti nyata profesionalisme prajurit. Menurutnya, kepercayaan publik adalah modal utama, sehingga institusi pertahanan harus tetap patuh pada rule of law agar tetap menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.Selain menyoroti aparat, SBY mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter kuat. Ia mendorong pemuda untuk menjadi sosok yang berani mengeksekusi ide menjadi aksi nyata, memiliki mentalitas pantang menyerah, serta selalu menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.”Tetaplah netral dalam pendidikan demokrasi, netral dalam pemilu, supaya menjadi adil ingat TNI, Polri, badan intelijensi negara itu milik rakyat milik kita semua.””Jadilah man of ideas dan man of action. Bangun karakter kalian menjadi manusia yang tough, tidak mudah menyerah. Selalu menjadi bagian dari solusi.”

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *