JAKARTA – Jusuf Kalla mengakatakan Indonesia perlu belajar dari India dan Cina soal pendidikan. “Kita belajar ke sana. Jadi kalau kirim studi banding DPR, jangan ke Finland, jangan ke Swedia, nggak ada gunanya, mimpi aja di situ. Pergi ke China, pergi ke Korea, pergi ke Jepang, pergi ke India. Dan apa inti di sana? Ujian Nasional,” kata JK
JK menilai UN menjadi salah satu alat untuk mendorong siswa Indonesia belajar. Ia juga mengkritisi bahwa konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Kurikulum Merdeka belum tepat diterapkan bagi peserta didik di Indonesia. JK menilai wajar jika siswa tertekan jelang ujian dibandingkan tidak siap dan tertekan saat terjun ke dunia kerja.
“Dibantah kiri-kanan. Nggak, saya bilang. Kita konservatif saja. Karena menghadapi 70.000 siswa. Bagaimana memerdekakan 70.000 siswa? Nggak mungkin itu. Jangan tiru satu sekolah begitu, Cikal atau apa, bikin Kurikulum Merdeka, tiba-tiba satu Indonesia mau di Kurikulum Merdekakan. What? Akibatnya inilah. “ Kata JK

