SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali melakukan rotasi terhadap 78 pejabat Pemkot Surabaya eselon II, III, dan IV pada Kamis (1/4/2026) pagi, menyusul rotasi serupa yang dilakukan pada Januari 2026. Eri menegaskan rotasi ini bertujuan memastikan kinerja pejabat sesuai kemampuan guna percepatan pembangunan dan loyalitas penuh kepada masyarakat Surabaya, bukan kepada pimpinan. “Bukan loyalitas kepada Wali Kota, bukan loyalitas kepada wakil Wali Kota, bukan loyalitas kepada Sekda, tapi loyalitasnya satu kepada masyarakat Surabaya,” ungkapnya usai pelantikan.

Eri menyebut indikator keberhasilan kinerja pejabat salah satunya adalah Kampung Pancasila yang berjalan di setiap RW sehingga tidak ada lagi warga miskin dan stunting. Beberapa posisi kepala dinas seperti Dinas Lingkungan Hidup, Disbudporapar, Dinas Perhubungan, RSUD Soewandhie, dan RSUD Bhakti Dharma Husada sementara masih kosong dan akan dilelang setelah diisi pelaksana tugas. “Kalau saya hari ini tidak gegabah untuk mengangkat orang. Tapi lebih baik di Plt sampai dilihat hasilnya,” jelasnya.

Eri menekankan setiap kepala OPD akan dievaluasi per bulan dan diganti jika dalam tiga bulan tidak mampu mencapai target kinerja, seperti parkir non tunai, TPS berstandar, dan kebijakan satu data warga. “Satu minggu harus selesai… Kalau Pak Sekda sungkan-sungkan tidak melakukan evaluasi, yang saya evaluasi Sekda saja,” tuturnya. Total 78 pejabat dilantik terdiri dari tujuh pejabat eselon II serta 71 pejabat eselon III dan IV, dengan sejumlah pergeseran posisi seperti Eddy Christijanto ke Dinas Komunikasi dan Informatika serta Nanik Sukristina ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *