Lebanon – Senin, 30 Mei 2026, Seorang personel Indonesia yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan terbunuh di tengah konflik antara kelompok Hizbullah dan Israel. Diketahui kejadian ini terjadi di dekat Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026) malam. UNIFIL menyampaikan prajurit tersebut meninggal dunia akibat terkena ledakan proyektil di pos mereka yang diduga dilancarkan militer Israel.

Sementara Antonio Guterres Sekretaris Jenderal PBB melalui unggahan di platform X-nya, membenarkan bahwa korban meninggal itu merupakan prajurit dari Indonesia. Insiden ini juga menelan korban dari kalangan personel UNIFIL dari berbagai negara. Namun, Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya sudah menegaskan bahwa keselamatan personel Kontingen Garuda tetap menjadi prioritas.

“ Saya mengecam keras insiden pada Minggu di mana seorang penjaga perdamaian asal Indonesia di UNIFIL terbunuh di tengah permusuhan antara Israel dan Hizbullah,” katanya.

“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda,” kata kementerian tersebut dalam keterangannya pada 14 Maret.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *