Jakarta – Pemerintah memastikan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 tidak diubah. Kepastian itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kawasan Istana Negara, Jakarta, Senin (28/9/2026). “Tidak diganti, optimis,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan kondisi fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup baik sehingga pergerakan rupiah diperkirakan tetap stabil. Menurutnya, tekanan terhadap rupiah saat ini lebih dipengaruhi faktor sentimen di pasar. “Kalau kita lihat karena kondisi makro cukup baik, kita lihat saja, kan selalu ada faktor di luar fundamental, faktor sentimental kan ada juga, kita harus membalance saja,” ujarnya.

Sementara itu, rupiah kembali melemah pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka turun 0,03 persen ke level Rp17.970 per dolar AS, setelah sehari sebelumnya melemah 0,48 persen ke posisi Rp17.965 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar Amerika Serikat (DXY) berada di level 101,209.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *