Surabaya – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali membuka seleksi direksi setelah seluruh peserta pada seleksi sebelumnya gagal lolos tahap psikotes. Seleksi dibuka untuk tiga jabatan, yakni Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan. Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Yuga Prati Sabda Widyawasta, mengatakan jumlah pendaftar hingga saat ini masih sekitar tiga orang sehingga proses seleksi belum cukup kompetitif.
Yuga menilai direksi KBS harus memiliki kompetensi dalam mengelola bisnis sekaligus memahami konservasi dan kesejahteraan satwa. Menurutnya, KBS tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai lembaga konservasi. “Harapan kami, orang-orang yang terpilih benar-benar mencintai satwa, memahami konservasi, serta mampu menjalankan bisnis,” ujar Yuga, Selasa (28/7/2026).
Yuga menjelaskan, KBS mencatatkan laba sekitar Rp9 miliar pada 2025 meski belum memiliki Direktur Utama definitif. DPRD Kota Surabaya berharap seleksi terbuka ini dapat menjaring profesional yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan tanpa mengesampingkan perlindungan dan kesejahteraan satwa.

