JAKARTA – Direktur Utama PT KAI merespons usulan agar gerbong khusus wanita di kereta rel listrik (KRL) dipindahkan dari posisi ujung ke tengah rangkaian kereta. Usulan ini muncul untuk memberikan rasa aman sekaligus memudahkan akses keluar masuk penumpang perempuan, terutama saat jam sibuk. “Kami akan mengkaji usulan ini secara teknis dan operasional,” ujar Bos KAI dalam keterangannya.Saat ini, gerbong khusus wanita umumnya ditempatkan di ujung rangkaian untuk memudahkan pengawasan petugas dan memisahkan alur penumpang pria dan wanita sejak pintu masuk. Namun, sejumlah pengguna menilai posisi tengah lebih strategis karena dekat dengan tangga dan eskalator di stasiun. PT KAI menyatakan akan mengevaluasi efektivitas penempatan gerbong khusus wanita, termasuk risiko pelecehan dan kenyamanan penumpang.Keputusan akhir akan mempertimbangkan faktor keamanan, kapasitas, dan distribusi penumpang di setiap gerbong. PT KAI juga masih membuka ruang diskusi dengan para komuter untuk mendengar aspirasi langsung terkait usulan ini. Selama proses kajian berlangsung, tata letak gerbong khusus wanita tetap seperti sedia kara.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *