JAKARTA – Sebanyak 33 jemaah haji Indonesia dilaporkan mengalami gejala hipertensi dan kelelahan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) segera meningkatkan pengawasan kesehatan dan menyiagakan petugas medis di berbagai titik layanan. “Kami memastikan semua jemaah mendapatkan penanganan cepat agar kondisi kesehatannya segera pulih,” ujar perwakilan PPIH di Arab Saudi.Mayoritas jemaah yang sakit adalah lansia dengan riwayat tekanan darah tinggi dan kelelahan akibat cuaca panas serta aktivitas fisik yang berat. PPIH telah mengaktifkan posko kesehatan di tenda, hotel, dan lokasi ibadah seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tim medis juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga asupan cairan dan istirahat yang cukup.Keluarga di Tanah Air diminta tidak panik karena semua jemaah yang sakit kini dalam pemantauan intensif. PPIH mengimbau jemaah yang belum sakit untuk segera melapor ke petugas jika merasakan gejala awal seperti pusing, mual, atau sesak napas. Persiapan kesehatan yang matang sebelum berangkat haji sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko selama menjalankan ibadah.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *