JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk segera mengupayakan pelolosan dua kapal tanker milik Pertamina yang terjebak di kawasan Selat Hormuz. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyebabkan jalur pelayaran strategis tersebut tidak aman bagi kapal-kapal tertentu, termasuk dari Indonesia. “Keselamatan awak kapal dan kelancaran pasokan energi nasional menjadi prioritas utama,” ujar anggota Komisi VII DPR dalam keterangannya.Kedua kapal tanker tersebut mengangkut bahan bakar minyak yang sangat dibutuhkan untuk stok dalam negeri. Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) diminta segera berkoordinasi dengan otoritas terkait di kawasan Timur Tengah. DPR menilai situasi ini darurat karena dapat berdampak langsung pada ketahanan energi Indonesia jika pasokan terganggu berkepanjangan.Pemerintah melalui jalur diplomatik terus berupaya memastikan kedua kapal dapat melanjutkan perjalanan dengan selamat. Masyarakat diminta tidak panik karena stok BBM dalam negeri untuk sementara waktu masih aman. DPR akan terus mengawal proses ini agar tidak ada korban jiwa maupun kerugian negara yang lebih besar akibat insiden di Selat Hormuz

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *