ANKARA- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyerukan negara-negara Islam untuk membentuk aliansi melawan Israel. Erdogan mengatakan bahwa Israel meningkatkan ancaman ekspansi, dan satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah melalui aliansi negara-negara Islam.
Hal ini disampaikan setelah seorang perempuan warga AS-Turki dibunuh oleh tentara Israel dalam demonstrasi menentang pemukiman ilegal di Tepi Barat. Erdogan menekankan bahwa Israel tidak akan berhenti hanya di Gaza, tetapi akan terus melakukan ekspansi di Timur Tengah.
Meskipun Israel belum mengungkapkan deklarasi tersebut, Erdogan menyatakan perlunya solidaritas melawan ancaman ekspansi Israel yang juga mengancam negara-negara seperti Lebanon dan Suriah. Respon Israel terhadap pernyataan Erdogan menyebutnya sebagai ancaman bagi Turki dan Timur Tengah serta menuduhnya bekerja sama dengan Iran untuk melemahkan rezim Arab moderat di wilayah tersebut.

