Jakarta – Pemerintah berencana mengubah skema subsidi yang selama ini diberikan dalam bentuk barang menjadi transfer dana tunai langsung kepada masyarakat. Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan rencana tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan ditargetkan berlangsung dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Luhut menyebut pemerintah sedang melakukan digitalisasi dan pemadanan data lintas kementerian dan lembaga dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Data yang dipadankan mencakup data kependudukan, kepemilikan tanah, hingga kepemilikan kendaraan. “Subsidi itu akan kita, saya sudah lapor Presiden, tidak lagi pada barang. Langsung pada manusia, jadi cash,” kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat.

Pemerintah menargetkan proses pemadanan data penerima bantuan sosial selesai pada akhir 2026. Dengan data tersebut, penyaluran bantuan sosial direncanakan mulai menggunakan data baru pada kuartal I 2027. “2027 kita bagi bansos. Kita akan mencoba kuartal pertama tahun depan kita bagi bansos, tapi itu subject kepada keberhasilan kita sampai akhir tahun,” ujar Luhut.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *