JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). KPAI menilai pergantian pimpinan harus diikuti dengan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program di lapangan. “Jangan sampai program ini kacau karena pergantian kepemimpinan,” ujar perwakilan KPAI.KPAI menyoroti sejumlah kelemahan dalam distribusi dan pengawasan MBG yang selama ini belum optimal. KPAI meminta pimpinan BGN yang baru untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pergantian personel, tetapi juga pada perbaikan sistem dan prosedur.KPAI juga mengingatkan pentingnya memastikan hak gizi anak-anak tidak terganggu selama masa transisi kepemimpinan BGN. Masyarakat dan orang tua siswa diminta untuk melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan MBG. Program ini harus terus berjalan tanpa henti meskipun ada perubahan pimpinan. Kualitas makanan dan tepat sasaran harus menjadi prioritas utama. KPAI akan terus mengawal program ini hingga benar-benar berjalan dengan baik

