JAKARTA – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menyoroti plafon asuransi kesehatan bagi jemaah haji yang dinilai memberatkan dan belum optimal. Timwas menilai besaran plafon saat ini tidak sebanding dengan biaya riil pelayanan kesehatan di Arab Saudi. “Kami khawatir jemaah justru kesulitan jika sakit karena plafon tidak mencukupi,” ujar anggota Timwas Haji DPR.Timwas mendesak Kementerian Kesehatan dan Kementerian Haji dan Umrah untuk segera mengevaluasi skema asuransi kesehatan jemaah. Timwas meminta pemerintah merevisi kontrak dengan perusahaan asuransi yang bekerja sama agar lebih menguntungkan jemaah.Pemerintah berjanji akan mengkaji ulang besaran plafon dan skema perlindungan kesehatan sebelum musim haji berikutnya. Timwas akan terus mengawal proses ini agar tidak ada jemaah yang dirugikan. Evaluasi menyeluruh juga mencakup akses rumah sakit rujukan dan prosedur klaim yang selama ini rumit.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *