YERUSALEM TIMUR – Seorang biarawati asal Prancis menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pria Israel di kawasan Yerusalem Timur, wilayah yang masih menjadi sengketa antara Israel dan Palestina. Insiden ini terjadi saat biarawati tersebut tengah berjalan menuju tempat ibadahnya. “Kami mengutuk keras tindak kekerasan terhadap tokoh agama,” ujar perwakilan Kedutaan Besar Prancis dalam keterangannya.Korban mengalami luka memar di wajah dan tubuh bagian atas setelah didorong dan dipukul oleh para pelaku. Motif serangan diduga terkait dengan ketegangan keagamaan di kawasan tersebut yang sering memanas. Pihak kepolisian Israel telah mengamankan dua orang terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara biarawati tersebut kini menerima perawatan di rumah sakit terdekat.Pemerintah Prancis menyatakan akan mengikuti perkembangan kasus ini dan meminta pihak berwenang Israel memproses pelaku secara hukum. Vatikan juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan mengimbau agar semua pihak menghormati kebebasan beragama. Kedutaan Besar Prancis di Tel Aviv terus berkoordinasi dengan otoritas Israel untuk memastikan keadilan bagi korban.

