SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya melelang sebanyak 85 kendaraan operasionalnya sebagai bagian dari upaya efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan peremajaan armada. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya Wiwiek Widayati menyebut kendaraan yang dilelang memiliki usia lebih dari tujuh tahun. “Jadi kendaraan yang usianya tujuh tahun itu kami kaji ulang untuk kita lakukan penjualan (lelang). Artinya, di situ ada upaya-upaya melakukan penghematan (energi) benar-benar dilakukan secara masif,” kata Wiwiek dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).Sejak 2024, pemkot telah mengganti sebagian kendaraan operasional perangkat daerah yang masih menggunakan BBM ke kendaraan bertenaga listrik melalui sistem sewa. Wiwiek menuturkan efisiensi pemakaian BBM menunjukkan perbedaan signifikan terhadap penghematan anggaran. Adapun 85 kendaraan yang dilelang terdiri dari 70 unit mobil, 13 motor, dan dua unit kendaraan roda tiga, dengan target capaian lelang sebesar Rp6,3 miliar. Sebagian kendaraan telah melalui proses lelang, sementara sisanya akan dilelang pekan depan.Masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang dapat mendaftar melalui situs https://lelang.go.id/ Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dari Kementerian Keuangan RI. Wiwiek menjelaskan peserta lelang mengikuti prosedur lelang dalam situs tersebut dengan mengajukan surat usulan penjualan secara lelang ke KPKNL Surabaya. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam melakukan transformasi menuju kendaraan ramah lingkungan dan efisiensi energi secara berkelanjutan.

