Jakarta – Senin, 6 April 2026, Nasaruddin Umar Menteri Agama mengusulkan tambahan anggaran 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk memperkuat kesetaraan mutu pendidikan keagamaan di Indonesia. Tambahan dana itu akan diarahkan pada program strategis, mulai dari revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, bantuan buku tulis gratis, hingga penguatan Sekolah Unggul Garuda Transformasi. Menurut Nasaruddin, pemerintah harus memberikan perhatian yang setara kepada seluruh lembaga pendidikan, baik sekolah umum maupun sekolah berbasis keagamaan. Karena itu, usulan tambahan anggaran tersebut disiapkan untuk mendorong pemerataan kualitas layanan pendidikan, sekaligus memastikan hak anak-anak Indonesia memperoleh pendidikan yang layak tanpa perbedaan perlakuan.

Perbaikan sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama dalam usulan tersebut. Anggaran revitalisasi sebesar Rp13,7 triliun akan menyasar 7.131 lembaga pendidikan, yang terdiri atas 6.973 madrasah, 128 sekolah Kristen, 13 sekolah Katolik, 9 sekolah Hindu, dan 8 sekolah Buddha. Selain sarana pendidikan, Nasaruddin juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan madrasah dan pondok pesantren. Saat ini, cakupan program tersebut di dua lembaga itu baru mencapai 10–12 persen, jauh di bawah sekolah umum yang diproyeksikan segera menembus 80 persen.

Menag menilai kondisi banyak bangunan madrasah saat ini masih membutuhkan pembenahan serius, sehingga dukungan anggaran dinilai mendesak. Ia menambahkan, pondok pesantren memiliki kesiapan yang kuat untuk menjalankan program MBG, karena pola dapur mandiri dan kebiasaan makan bersama membuat pelaksanaan program lebih aman dan efektif. Menag berharap usulan tambahan anggaran itu dapat disetujui agar percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan bisa berjalan lebih maksimal, inklusif, dan merata.

“Di pesantren hampir tidak ada kasus risiko kesehatan terkait pangan, karena mereka sudah terbiasa dengan pola dapur mandiri dan makan bersama. Ini adalah model yang sangat aman dan efektif,” ujarnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *