Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa ada 21 korban akibat mobil MBG yang menerobos pagar dan menabrak siswa serta seorang guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing. Ia mengatakan, “Sampai sekarang ini tercatat ada 21 korban,” dan memastikan lima korban dirawat di RSUD Koja. Pramono juga memerintahkan pihak rumah sakit memberikan penanganan maksimal, termasuk tindakan bedah jika diperlukan. “Saya minta untuk diberikan support sepenuhnya,” ujarnya.
Pramono menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi secara tidak terduga karena pagar sekolah dalam kondisi tertutup saat murid-murid sedang berbaris. Mobil MBG yang berganti sopir melaju tidak terkendali dan menerobos pagar sebelum menabrak kerumunan. “Masuk dengan kecepatan tidak terkontrol menabrak murid dan guru,” jelas Pramono. Ia menegaskan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung Pemprov DKI Jakarta.
Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik mobil putih tersebut menerobos pagar, menabrak siswa, dan membuat beberapa murid terjepit hingga masuk ke kolong kendaraan. Suasana belajar berubah menjadi kepanikan saat guru dan murid berlari menolong korban. Staf Khusus Gubernur, Chico Hakim, menyatakan, “Anak-anak sedang baris persiapan literasi, mobil MBG tiba-tiba menerobos pagar yang tertutup.”

