JAKARTA – Presiden Terpilih Prabowo Subianto berencana mengejar 300 pengusaha di sektor sawit yang diduga mengemplang pajak, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Informasi ini disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, berdasarkan data dari Menteri Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BKPK, Yusuf Ateh.
Temuan ini mengungkap bahwa jutaan hektare lahan hutan telah diokupasi secara ilegal oleh para pengusaha sawit, namun hingga kini mereka belum membayar pajak. Prabowo akan memberikan peringatan sebelum menindaklanjuti kasus ini secara hukum.
Luhut sendiri telah melaporkan masalah tersebut kepada Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia menyebut dari total 14,6 juta hektare lahan sawit, hanya 7,3 juta hektare yang terdaftar membayar pajak, sedangkan sisanya masih dalam penelusuran oleh DJP.

