Surabaya – Ledakan terjadi di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.42 WIB. Ledakan yang terjadi di Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi tersebut menyebabkan sedikitnya lima orang mengalami luka bakar. Korban terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan dengan perkiraan usia 20 hingga 26 tahun. “Semua dalam kondisi selamat dan mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, antara lain tangan dan kaki,” ujar Arif Sunandar Pranoto Negoro, Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya.
Empat korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Haji Surabaya, sementara satu korban lainnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran. BPBD bersama aparat kemudian melakukan sterilisasi di sekitar lokasi dan mengamankan lebih dari 10 ruko. Polisi juga memasang garis pengaman untuk membatasi akses masyarakat. Selain ruko, beberapa rumah warga di kluster sekitar turut mengalami kerusakan ringan akibat ledakan.
Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri mengatakan, berdasarkan keterangan awal karyawan, ledakan bermula saat aktivitas memasak baru dimulai dan terjadi kebocoran pada selang LPG hingga alarm peringatan berbunyi. Di lokasi terdapat tiga tabung LPG, yakni dua tabung berkapasitas 50 kilogram dan satu tabung 12 kilogram. Kebocoran diduga berasal dari salah satu tabung yang kemudian memicu ledakan dan berdampak pada dua tabung lainnya. Akibat kejadian tersebut, bagian depan sejumlah ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

