Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak kembali dipercaya memimpin Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur periode 2026–2031. Emil dilantik bersama 85 pengurus wilayah MES Jatim oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat MES sekaligus Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, di Grand City Surabaya, Sabtu (26/9/2026). Dalam kepemimpinannya, Emil memprioritaskan penguatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang masih menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan sertifikasi. “Kita berharap bahwa kapabilitas Jawa Timur ini dalam meraih sertifikasi halal bisa menjadi semacam motor penggerak,” kata Emil dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/9/2026).

Emil juga mendorong pengembangan Halal Industrial Park yang diharapkan memperoleh insentif fiskal melalui penetapan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, kawasan tersebut dapat menjadi salah satu upaya mempercepat pemenuhan sertifikasi halal. Selain itu, Emil menyebut pengembangan keuangan syariah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan lembaga keuangan. “Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia selalu memberikan atensi besar. Termasuk Bank Jatim yang menjadi teladan dengan mengembangkan UUS-nya, Unit Usaha Syariah,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap kepengurusan MES periode 2026–2031 dapat menghubungkan sektor UMKM, industri halal, ekonomi pesantren, dan sektor produktif lainnya dalam rantai nilai halal dari hulu hingga hilir. Khofifah menyebut Jawa Timur berkontribusi 25,40 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa dan 14,34 persen terhadap perekonomian nasional. Ia juga menyampaikan Jawa Timur meraih peringkat pertama dalam tiga kategori Anugerah Adinata Syariah 2026, yakni pertumbuhan pelaku usaha bersertifikasi halal, inovasi ekonomi dan keuangan syariah, serta Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *