Jakarta – Negara-negara BRICS menyoroti peran Indonesia bersama Uni Emirat Arab (UEA) dalam memimpin Mangrove Alliance for Climate (MAC), sebagai platform kerja sama internasional untuk mendukung pelestarian lingkungan. Pengakuan tersebut tercantum dalam New Delhi Declaration hasil KTT BRICS XVIII di New Delhi, India, 12-13 September 2026.

Dalam deklarasi tersebut, BRICS mencatat MAC yang dipimpin bersama Indonesia dan UEA sebagai platform kerja sama internasional. BRICS juga menegaskan pentingnya perlindungan berbagai jenis hutan, termasuk hutan tropis, sebagai penyerap karbon dan penjaga keanekaragaman hayati. “Kami menekankan peran penting seluruh jenis hutan, termasuk hutan boreal dan tropis, dalam melestarikan keanekaragaman hayati, daerah aliran air dan tanah, serta sebagai penyerap karbon yang penting,” tulis BRICS dalam deklarasinya.

BRICS turut memasukkan mangrove dalam agenda perlindungan dan pemulihan ekosistem bersama pegunungan, sumber daya air, hutan, lahan gambut, lahan pertanian, padang rumput, dan gurun. Negara-negara anggota juga mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan, kerja sama pasar karbon, serta penguatan aksi iklim dan ketahanan lingkungan melalui berbagai platform BRICS.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *