Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya Denny Michels Adlan sebagai saksi pada 13 Agustus 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami paket pekerjaan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Jawa Timur dalam penyidikan kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik meminta keterangan Denny terkait sejumlah paket pekerjaan DJKA di Jawa Timur. “Untuk saksi DMA, penyidik meminta keterangan terkait paket pekerjaan DJKA di Jatim,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada April 2023. Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 22 tersangka dalam perkara tersebut, termasuk anggota DPR RI periode 2019-2024 Sudewo. Selain individu, KPK juga telah menetapkan dua korporasi sebagai tersangka, yakni PT Istana Putra Agung dan PT KA Properti Manajemen. Pemeriksaan terhadap Kepala BTP Kelas I Surabaya menjadi bagian dari pengembangan penyidikan untuk mendalami dugaan suap terkait proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.

