SURABAYA — Debt collector Laurens Lekatompessy alias Pace, yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pembacokan petugas valet di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, akhirnya menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya. Pace menyerahkan diri pada Minggu (9/8) malam, menyusul rekannya berinisial SL (36) yang lebih dulu menyerahkan diri pada Minggu (26/7). Polisi kini masih memeriksa Pace untuk mendalami keterlibatannya dalam kasus tersebut. “Iya (menyerahkan diri), hari Minggu malam,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP I Made Sutanaya saat dikonfirmasi, Selasa (11/8). “Masih pemeriksaan,” lanjutnya.
Kasus tersebut bermula ketika SL bersama sejumlah rekannya mendatangi area parkir tempat hiburan malam di Jalan Basuki Rahmat pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 03.15 WIB untuk menarik sebuah Suzuki Karimun Wagon R yang disebut menunggak angsuran. Penarikan kendaraan itu berujung cekcok dan perkelahian dengan sejumlah petugas parkir. Sekitar 20 menit kemudian, SL bersama rekan-rekannya kembali ke lokasi dan mencari pihak yang terlibat dalam perkelahian. Mereka kemudian mengambil parang yang telah disiapkan di bagasi mobil dan menyerang petugas valet hingga menyebabkan dua petugas valet serta satu orang dari pihak pelaku mengalami luka. Usai kejadian, para pelaku melarikan diri dan senjata tajam yang digunakan dibuang. Polisi kemudian memburu para pelaku hingga Pace yang sempat berstatus DPO akhirnya menyerahkan diri.

