JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan perusahaan elektronik multinasional asal Tiongkok, Hisense, di kediaman pribadinya, Kertanegara, Jakarta Selatan. Kerja sama ini mencakup investasi di bidang manufaktur elektronik dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. “Investasi ini akan menciptakan lapangan kerja dan transfer teknologi bagi bangsa kita,” ujar Prabowo.Hisense berkomitmen untuk membangun pabrik perakitan TV dan pendingin udara (AC) dengan nilai investasi awal mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun. Pabrik ditargetkan beroperasi pada akhir 2027 dan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Danantara akan memfasilitasi perizinan, penyediaan lahan, serta dukungan kebijakan lainnya.Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengapresiasi langkah Hisense yang memilih Indonesia sebagai basis produksi kawasan. Pemerintah akan memastikan iklim investasi yang kondusif dengan insentif pajak dan kemudahan ekspor-impor. Ke depan, produk elektronik bermerek Hisense diharapkan dapat diekspor ke pasar Asia Tenggara dan Australia. Kerja sama ini diyakini akan mendorong kemajuan industri manufaktur nasional. Hisense berencana untuk berkolaborasi dengan universitas dalam program pendidikan vokasi. Prabowo menekankan pentingnya kemitraan yang saling menguntungkan.

