Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah alternatif untuk mengurangi konsumsi LPG 3 kilogram, mulai dari penggunaan CNG 3 kilogram, kompor listrik, hingga pembangunan jaringan gas dan pipa transmisi.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan alternatif tersebut mulai disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus mengurangi ketergantungan impor LPG. “Nanti tahun depan kan sudah mulai ada ini juga kan, CNG dan seterusnya,” kata Erani di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Pemerintah dan Banggar DPR RI menyepakati volume LPG 3 kg untuk APBN 2027 sebesar 8 juta metrik ton, sama seperti kuota APBN 2026. Sementara itu, ESDM memproyeksikan penyaluran LPG 3 kg sepanjang 2026 mencapai 8,677 juta ton atau 108,46 persen dari kuota.

