Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus menyelidiki korporasi dan oknum yang diduga melakukan pembakaran hutan secara sengaja sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu disampaikan saat berdiskusi dengan sejumlah pakar dan akademisi mengenai pengelolaan lahan gambut di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Prabowo mengatakan penanganan karhutla perlu membedakan pendekatan terhadap masyarakat dan korporasi. Bagi masyarakat yang membutuhkan lahan, pemerintah akan menyiapkan solusi agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar. Sementara perusahaan diwajibkan memiliki sarana pencegahan kebakaran, seperti menara pemantau, embung, serta tim pemadam dari karyawan perusahaan.

“Kita akan selidiki terus korporasi-korporasi, oknum-oknum yang melakukan pembakaran sengaja,” kata Prabowo. Ia juga meminta kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pencegahan karhutla ditertibkan serta menekankan pentingnya mitigasi sebelum kebakaran melalui penyediaan embung, pompa, dan personel pemadam.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *