Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). Menurutnya, kondisi keuangan Indonesia masih cukup kuat sehingga tidak membutuhkan pinjaman tersebut.

“Terima kasih, Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF,” kata Prabowo saat menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan terhadap utang dan lebih mendorong investasi. Ia juga menyebut pemerintah telah menutup 290 BUMN yang dinilai tidak menguntungkan dan menargetkan hingga 700 BUMN ditutup pada akhir 2026. Dari berbagai langkah penghematan, pemerintah memperkirakan dapat menghemat hingga mendekati Rp300 triliun per tahun untuk dialihkan kepada masyarakat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *