Jakarta – Konsumsi Pertalite meningkat setelah harga Pertamax naik pada Juni 2026. Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pemerintah masih menghitung potensi kelebihan konsumsi BBM bersubsidi tersebut dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 2026.
“Kami tetap menghitung potensi kelebihannya berapa,” ujar Bahlil seusai Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Berdasarkan data BPH Migas, konsumsi Pertalite pada Juli 2026 mencapai 85.589 kiloliter (kl) per hari, naik 12,92 persen dari rata-rata penyaluran sebelum kenaikan harga Pertamax sebesar 75.795 kl per hari. Konsumsi kemudian turun menjadi sekitar 84.368 kl per hari pada Agustus setelah harga Pertamax kembali terkoreksi menjadi Rp15.950 per liter. Meski demikian, Bahlil memastikan harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter hingga akhir 2026.

