Prancis – Jumat, 29 Mei 2026, Emmanuel Macron Presiden Republik Prancis menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan Prancis maupun Uni Eropa. Presiden Prancis itu menyampaikan apresiasi atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis. Selain itu, Macron juga menyambut rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
Macron menegaskan komitmen kedua negara memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global yang lebih luas dan mendalam di tengah dinamika geopolitik dunia. Macron Presiden menilai Indonesia merupakan mitra strategis bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik. Macron juga menyoroti eratnya kerja sama kedua negara di bidang pertahanan dan keamanan, yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia. Sedangkan di bidang budaya dan pendidikan, kedua pemimpin negara tersebut berkomitmen memperdalam kerja sama yang sebelumnya telah diperkuat melalui deklarasi bersama strategi kebudayaan di Candi Borobudur pada Mei 2025.
Kerja sama mencakup sektor permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah, teknologi, dan universitas dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026. Soal kawasan Asia Tenggara Macron menegaskan ASEAN memiliki posisi penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis dan Uni Eropa. Karena itu, Prancis siap terus bekerja sama dengan Indonesia menghadapi berbagai tantangan global dan regional.
“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” kata saat menyambut Prabowo Subianto Presiden di Prancis, Kamis (28/5/2026).

