Washington DC – Senin, 25 Mei 2026, Donald Trump Presiden Amerika Serikat menegaskan, pemerintah AS akan tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran hingga tercapai kesepakatan damai resmi dengan Teheran. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui akun Truth Social pada Minggu (24/5/2026), di tengah berlanjutnya negosiasi antara Washington dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan. Dilansir dari Antara, Trump menyebut bahwa proses perundingan antara kedua negara berlangsung dalam suasana yang kondusif dan konstruktif.

Situasi tersebut memicu respons balasan dari Teheran yang menyerang target Israel serta sekutu AS di kawasan Teluk. Iran juga sempat menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia yang menjadi lintasan utama distribusi minyak global. Penutupan jalur tersebut sempat memicu kekhawatiran pasar internasional terkait stabilitas pasokan energi dunia. Upaya penghentian konflik mulai menemukan titik terang setelah gencatan senjata diberlakukan pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan.

Kesepakatan penghentian sementara konflik itu kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh pemerintahan Trump.

“Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya hingga kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani. Kedua belah pihak harus meluangkan waktu dan melakukannya dengan benar. Tidak boleh ada kesalahan,” tulis Trump.

“Perundingan berlangsung secara tertib dan konstruktif,” ujarnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *