Surabaya – Pemerintah Amerika Serikat mengerahkan utusan khusus ke Pakistan sebagai langkah strategis untuk membuka ruang dialog dengan Iran di tengah eskalasi konflik yang terus berlanjut. Upaya ini dipandang sebagai inisiatif terbaru dari Washington untuk meredakan tensi diplomatik sekaligus mengeksplorasi potensi kesepakatan baru di antara kedua negara.Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa utusan khusus Steve Witkoff bersama Jared Kushner dijadwalkan mendarat di Islamabad pada Sabtu ini untuk mendengarkan aspirasi pihak Iran secara langsung. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan adanya peluang kesepakatan yang menguntungkan bagi Iran, asalkan Teheran bersedia menghentikan program senjata nuklirnya secara total dan transparan.Di sisi lain, pihak Teheran merespons situasi ini dengan sikap waspada melalui pernyataan Juru bicara Kemlu Iran, Esmail Baqaei, yang hadir di Pakistan mendampingi Menlu Abbas Araghchi. Meski berada di lokasi yang sama untuk berkoordinasi dengan pejabat Pakistan, pihak Iran menekankan bahwa tidak ada agenda pertemuan tatap muka secara langsung dengan delegasi Amerika Serikat.”Iran ingin berbicara,” ujar Leavitt dilansir dari Reuters pada Sabtu (25/4/2026).”Pandangan Iran akan disampaikan melalui Pakistan,” tegas Esmail Baqaei.

