Jakarta – Sabtu, 7 Maret 2026, Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan memastikan anggaran pendidikan tetap aman dan tidak berkurang meski pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menjelaskan program MBG memiliki alokasi anggaran tersendiri sehingga tidak mengganggu belanja rutin sektor pendidikan. Pagu pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga tetap dipertahankan sebesar 20 persen sesuai amanat undang-undang.

Sebelumnya pemerintah menegaskan anggaran pendidikan tahun 2026 telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Badan Anggaran DPR serta tidak dikurangi akibat pelaksanaan program MBG. Ia menegaskan program MBG justru menjadi bagian dari sistem pendidikan karena pemenuhan gizi dinilai sebagai fondasi penting bagi proses belajar siswa. Selain itu berbagai program pendidikan lainnya tidak mengalami pengurangan anggaran bahkan beberapa di antaranya meningkat termasuk tunjangan guru dan bantuan pendidikan.

Hariqo juga meluruskan informasi yang beredar mengenai sekolah terbengkalai akibat program MBG. Menurutnya hal itu tidak benar karena sepanjang 2025 pemerintah telah memperbaiki sekitar 16.000 sekolah. Pada 2026 pemerintah menargetkan sebanyak 71.000 sekolah kembali dilengkapi fasilitasnya.

“[Anggaran pendidikan] Tetap aman,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

“Anggaran (MBG) cuma beli makanan saja gitu, tapi bukan dimasukkan ke pendidikan atau pendidikan dipotong,” ujarnya seperti dilaporkan Antara.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *