Jakarta – Banjir dan longsor di Kota Sibolga menimbulkan dampak besar dengan total 44 orang meninggal, 7 luka-luka, dan 13 masih hilang. Polisi menyebut belasan korban hilang itu diduga masih tertimbun material longsor. “Sudah dievakuasi 44 orang yang meninggal dunia… dan 13 orang hilang, diduga masih tertimbun,” kata AKP Suyatno.
Kerusakan fisik juga parah, dengan 231 rumah dinyatakan rusak berat dan tidak layak huni. Total ada 18 titik lokasi yang terdampak langsung, terutama dari longsor yang terus terjadi dalam enam hari terakhir. “Tercatat 231 unit rumah mengalami kerusakan berat,” ujar Suyatno.
