Bangkalan, Desa Kramat pada kelompok sadar wisata (POKDARWIS) sukses menggelar kegiatan berasama dengan mahasiswa psikologi dalam mata kuliah intervensi komunitas dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kegiatan ini memiliki tema “PROGRAM K3, Langkah Kecil Menuju Wisata Aman Ditengah Keindahan Alam”. Merupakan sebuah wadah bagi kelompok sadar wisata dalam mengembangkan pengetahuan yang akan bermanfaat untuk melakukan sebuah inovasi pada Wisata Krahiga.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, (15/10/2025) sekitar jam 09.00 WIB di Kantor Desa Kramat tersebut dan dilanjutkan di tempat Wisata Krahiga, dibuka dengan pembacaan basmalah secara bersama-sama yang dipandu oleh Mc yaitu Bayu Firmansyah. Selanjutnya menyanyikan indonesia raya secara bersama yang dipandu oleh dirgen yaitu Adinda Ratna Sari. Selanjutnya, sambutan oleh perwakilan mahasiswa kelompok 2 sebagai Ketua Pelaksana

Rangga Prashagi selaku ketua pelaksana workshop dalam sambutannya, menekankan akan pentingnya teknik dasar penyelamatan korban bencana air agar selama wisata beroperasi pihak POKDARWIS dapat memberikan pelayanan dan penyelamatan yang benar kepada wisatawan.

Workshop mengenai Teknik Dasar Penyelamatan Korban Bencana Air (Water Rescue) di sampaikan oleh Fitria Wahyu Puspitasari, ST, M.Si selaku Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bangkalan.

Water Rescue merupakan kegiatan penyelamatan korban di perairan seperti sungai, laut, dll yang bertujuan untuk menolong orang yang terjebak atau tenggelam tampa menambah korban baru, denga adanya water rescue sebagai memberikan pertolongan pertama dan mengurangi resiko korban jiwa.

Selanjutnya, memberikan contoh barang-barang apa saja yang dibutuhkan untuk water rescue seperti

  1. life jacket
  2. rescue rope
  3. helm
  4. buoy ring
  5. dsb

Pihak BPBD tidak hanya memberikan materi mengenai teknik dasar penyelamatan korban bencana air. Tetapi, memberikan juga praktik langsung langkah-langkah evakuasi korban di wisata Krahiga yang ada di Desa Kramat ke POKDARWIS. Seperti pendekatan ke korban, kontak awal, posisi korban sebelum diangkat, proses mengangkat korban ke perahu, penanganan setelah masuk perahu.

Dengan adanya bekal untuk POKDARWIS mengenai Water Rescue akan mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa karena mendapatkan penyelamatan yang aman. Karena Indonesia kaya akan destinasi wisata alam, namun banyak yang berada di zona rawan bencana.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *