Jakarta – Prabowo memilih Jenderal Sepuh Djamari Chaniago jadi Menko Polkam karena mengutamakan senioritas militer dan pengalaman koordinasi. Djamari yang lulusan Akabri 1971, tiga tahun lebih senior dari Prabowo, pernah pegang posisi penting seperti Pangdam dan Kepala Staf Umum TNI, sehingga punya otoritas kuat di posisi ini. Prabowo bahkan menganugerahi pangkat jenderal kehormatan untuk memperkuat posisi Djamari.

Selain faktor senioritas, kedekatan personal keduanya juga berperan. Djamari pernah jadi komandan Prabowo saat di Akabri dan keduanya terus menjaga hubungan, termasuk di Partai Gerindra. Ini menunjukkan Prabowo mengutamakan pengalaman dan rekonsiliasi personal dibanding dendam masa lalu.

Menariknya, Djamari dulu pernah jadi Sekretaris Dewan Kehormatan Perwira yang merekomendasikan pemecatan Prabowo tahun 1998, tapi kini Prabowo bisa memercayakan posisi penting padanya. Ini menegaskan sikap Prabowo yang memaafkan dan fokus pada kepentingan bangsa.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *