Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) siap mengelola anggaran Rp268 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026, naik Rp50,1 triliun dari tahun sebelumnya. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk anak sekolah Rp34,49 triliun dan ibu hamil, menyusui, serta balita Rp3,18 triliun.

Selain program gizi, dana juga digunakan untuk belanja pegawai ASN (Rp3,9 triliun), digitalisasi MBG (Rp3,1 triliun), promosi dan edukasi masyarakat (Rp280 miliar), serta pengawasan oleh BPOM (Rp700 miliar). Mayoritas anggaran fokus pada pemenuhan gizi nasional (95,4%) dan sisanya untuk dukungan manajemen.

Fokus anggaran terbesar di fungsi pendidikan (83,4%), disusul kesehatan (9,2%) dan ekonomi (7,4%). Belanja barang mendominasi dengan 97,7%, sementara belanja pegawai dan modal lebih kecil.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *