Surabaya – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya menggelar doa bersama dengan menyalakan lilin sebagai simbol harapan keselamatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu yang hilang di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kegiatan berlangsung di Taman Apsari, Jalan Gubernur Suryo, Jumat (11/9/2026) petang dan diikuti puluhan jurnalis serta anggota PFI Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis duduk melingkar sambil memajang poster bergambar kelima jurnalis yang masih dalam pencarian. Kelima jurnalis itu yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni fotografer lepas, Yudhistiro Pranoto dari iNews, dan Daus dari Anadolu. “Jadi, ini doa bersama. Harapan kami, kelima jurnalis dan 3 orang kru ini bisa segera ditemukan dengan selamat,” kata Ketua PFI Surabaya Suryanto.
Suryanto mengatakan lilin yang dinyalakan menjadi simbol harapan agar seluruh korban segera ditemukan. PFI Surabaya juga terus berkoordinasi dengan Tim SAR untuk memantau proses pencarian serta memberikan pendampingan kepada keluarga para jurnalis. Selain itu, PFI telah berkomunikasi dengan kantor Anadolu di Turki untuk memastikan kabar hilangnya Daus mendapat perhatian dari pihak media tersebut.

