Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap alasan Indonesia kalah bersaing dengan Vietnam saat terjadi perang dagang Amerika Serikat dan China pada 2016-2017. Menurut Bahlil, saat itu sebanyak 32 perusahaan memindahkan investasinya dari China ke Vietnam, sementara Indonesia tidak mendapatkan aliran investasi tersebut.
“Dulu pada saat tahun 2016-2017 terjadi perang dagang antara China dan Amerika. Ada 32 perusahaan yang hengkang dari China ke Vietnam. Indonesia tidak dapat kebagian,” ujar Bahlil dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad, Jumat (7/8/2026).
Bahlil menyebut tingginya harga lahan kawasan industri menjadi salah satu penyebab Indonesia kalah bersaing. Harga lahan kawasan industri di Vietnam saat itu sekitar Rp600 ribu, sedangkan di Indonesia mencapai Rp2 juta. Kondisi tersebut mendorong pemerintah membangun Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, dengan lahan yang lebih kompetitif serta berbagai kemudahan dan insentif bagi investor.

