Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya merespons keluhan warga terkait air keruh dan gangguan pasokan yang terjadi di sejumlah wilayah. PDAM menegaskan permasalahan tersebut bukan berasal dari instalasi utama perusahaan, melainkan bersifat lokal atau hanya terjadi di area tertentu.
Manajer Tata Usaha dan Hubungan Masyarakat PDAM Surya Sembada Surabaya, Louis Andilun Gatu, menjelaskan bahwa banyaknya pekerjaan galian dan pembangunan saluran di sejumlah titik kota diduga menjadi penyebab utama gangguan. Aktivitas tersebut berpotensi merusak atau menyebabkan kebocoran pipa distribusi sehingga memengaruhi kualitas maupun kontinuitas pasokan air ke pelanggan.
Meski demikian, PDAM memastikan setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti. Masyarakat diimbau melaporkan gangguan melalui aplikasi Customer Information System (CIS) PDAM Surabaya karena dinilai lebih cepat dibandingkan layanan call center yang kerap mengalami antrean laporan cukup tinggi.
Sebelumnya, sejumlah warga Surabaya mengeluhkan air PDAM yang berubah keruh berwarna kecokelatan serta pasokan yang sering mati, terutama pada sore hingga malam hari. PDAM menyatakan petugas akan langsung melakukan pengecekan dan perbaikan di lapangan setelah menerima laporan guna memastikan layanan air bersih kembali normal bagi pelanggan.

