JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9) sore. Pelantikan tersebut sekaligus menetapkan Irfan sebagai menteri ke-49, menambah jumlah kementerian di Kabinet Merah Putih yang semula berjumlah 48. Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri baru, termasuk Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.

Dalam perombakan ini, beberapa posisi strategis juga mengalami perubahan, seperti Menko Polkam, Menteri Keuangan, Menteri P2MI, Menteri Koperasi, dan Menteri Pemuda dan Olahraga. Gus Irfan sebelumnya memimpin Badan Penyelenggara Haji dan Umrah yang kemudian ditingkatkan statusnya menjadi kementerian melalui RUU Haji dan Umrah. Ia merupakan ulama asal Jombang, Jawa Timur, berusia 62 tahun, putra KH Yusuf Hasyim sekaligus cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari.

Selain aktif mengasuh pesantren, ia pernah menjabat Komisaris Utama PT BPR Tebuireng selama dua dekade. Kiprah politik Irfan mulai terlihat sejak Pilpres 2019 saat bergabung sebagai juru bicara Prabowo-Sandiaga. Saat Prabowo terpilih pada Pilpres 2024, Irfan masuk dalam lingkaran penyusunan kabinet dan dipercaya memimpin BP Haji. Kini, dengan status lembaga itu berubah menjadi kementerian, Gus Irfan resmi dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah dalam reshuffle kabinet terbaru.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *