SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya berencana membangun lima rumah pompa baru di tahun 2025 untuk mengatasi banjir. Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengatakan lima titik yang dipilih adalah Jambangan, Gunung Anyar, Pabean Cantikan, Jalan Bung Tomo, Ketintang, dan Tenggilis Mejoyo. Pembangunan ini penting karena Surabaya merupakan daerah dataran rendah yang rawan banjir dan genangan, terutama saat hujan deras dan cuaca ekstrem. Rumah pompa ini nantinya akan membantu mempercepat surutnya air dengan kapasitas minimal 3 meter kubik per titik, tergantung kebutuhan masing-masing wilayah. Salah satu contohnya adalah rumah pompa di Karah yang berfungsi mengalirkan air ke Kali Wonokromo. Saat ini, Surabaya sudah memiliki 77 rumah pompa, dan dengan tambahan ini, diharapkan genangan air bisa semakin berkurang. “Dari segi urgensi, semuanya penting, tinggal menyesuaikan mana yang siap duluan untuk dibangun,” ujar Windo.

Bagikan:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours