Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengalokasikan Rp509 miliar pada 2027 untuk mengawasi keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran tersebut bagian dari total pagu BPOM tahun depan sebesar Rp1,93 triliun. Sebelumnya, BPOM mengusulkan Rp1,2 triliun khusus pengawasan MBG. “Anggaran yang ada Rp509 miliar itu memang diusulkan oleh BPOM. Seingat saya itu (awalnya diusulkan) Rp1,2 triliun khusus untuk pengawalan MBG, tapi akhirnya yang disetujui Rp509 miliar,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Pengawasan dilakukan mulai bahan baku, pengelolaan, distribusi hingga penyajian makanan kepada penerima manfaat sesuai Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni preventif, penelusuran dan tindak lanjut perbaikan, serta surveilans. BPOM akan mendampingi SPPG, memberikan edukasi keamanan pangan, melakukan investigasi insiden dan pengujian sampel makanan MBG.

Dari total anggaran tersebut, Rp115,7 miliar dialokasikan untuk kegiatan preventif, Rp27,5 miliar untuk penelusuran dan tindak lanjut perbaikan, serta Rp366 miliar untuk surveilans. Kepala BGN Sudaryono menyambut penguatan pengawasan tersebut dan menyebut koordinasi dengan BPOM telah dilakukan untuk memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *