Jakarta – Perum Bulog memperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,1 triliun untuk menjalankan tambahan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sebanyak 1 juta ton. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebutuhan tersebut dihitung berdasarkan biaya sekitar Rp11.000 per kilogram.

Tambahan kuantum SPHP itu meningkat dari usulan awal Bulog sebesar 400 ribu ton menjadi 1 juta ton. Pasokan tambahan disiapkan untuk menghadapi potensi gangguan produksi akibat El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga masa panen Maret 2027. Penyaluran akan difokuskan ke wilayah yang berpotensi mengalami kerawanan akibat dampak El Nino.

“Totalnya, kalau Rp11.000 (per kg) dikalikan 1 juta ton ya Rp1,1 triliun. Itu untuk SPHP-nya,” kata Rizal di Kantor Bulog, Jakarta, Senin (7/9/2026). Untuk anggaran, pembahasannya akan dilakukan Kementerian Keuangan bersama Badan Pangan Nasional, sedangkan Bulog berperan sebagai pelaksana program.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *